Kerja Kantoran atau Bisnis Sendiri, Pilih Mana?


oOo
Informasi: Waktu yang Anda Butuhkan untuk Membaca Tulisan Ini Sekitar:

Seorang Karyawan Wanita Sedang Nikmat Bekerja, Kerja Kantoran atau Bisnis Sendiri, Pilih Mana?
Seorang Karyawan Wanita Sedang Nikmat Bekerja

Profesi yang dijalankan seseorang menang sebaiknya perlu mengikuti minatnya, hal ini agar profesi tersebut bisa dijalani dengan sukses. Bagi para pelajar dan mahasiswa, sudah tentu masih terbuka banyak kesempatan untuk bergabung di perusahaan tertentu. Tidak tertutup kemungkinan juga bagi yang sudah lebih dahulu mulai bekerja untuk berganti atau pindah perusahaan dengan jenis pekerjaan berbeda. 

Apakah Kerja Kantoran Satu-satunya Pilihan?

Saat ini makin sering timbul perntanyaan dari kalangan pelajar dan mahasiswa, apakah kerja kantoran menjadi satu-satunya pilihan dalam mendapatkan penghasilan? Bagaimana dengan memulai usaha sendiri? 

Dari beragam kisah sukses pengusaha, kita dapat melihat bahwa menjalani bisnis sendiri bisa jadi sangat menghasilkan dibandingkan bekerja dikantor dengan runitinas harian yang monoton, bahkan bagi sebagian pengusaha yang berhasil mencapai kesuksesan, memiliki bisnis sendiri lebih membanggakan daripada kerja kantoran. 

Kerja Kantoran atau Bisnis Sendiri, Mana yang Lebih Baik?

Lalu manakah yang lebih baik di antara keduanya, apakah kerja dinator atau berbisnis sendiri? Sebelum kita memutuskan, sebaiknya kita pertimbangkan beberapa hal berikut ini terlebih dahulu;

1. Modal yang Dibutuhkan
Hal pertama yang harus diperhatikan tentu berkaitan dengan modal. Kedua pilihan ini sama-sama membutuhkan modal yang memadai. Untuk bekerja di perusahaan, tentu anda harus memiliki keterampilan dan ilmu yang sesuai dengan standar perusahaan tempat anda melamar pekerjaan. 

Misalkan saja, apabila ingin bekerja menjadi programmer di sebuah perusahaan IT, anda tentu harus menguasai bahasa pemrograman. Bekal yang  spesifik seperti itu yang dibutuhkan dan tentu bisa didapatkan dengan mengambil jurusan terkait saat kuliah atau mengikuti pelatihan (kursus).

Sementara itu, memulai bisnis seringkali dikaitkan dengan modal dalam jumlah yang besar. Sayangnya tidak semua orang memiliki kemudahan akses untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan sehingga rencana bisnisnya terhambat, sebahagian besar orang yang ingin memulai bisnis sendiri mengalami kendala ini.

Alternatif yang bisa menjadi solusi seperti pinjaman dari bank, kerabat dekat, atau keluarga memang ada. Akan tetapi anda perlu membuat perencanaan yang baik untuk mengelola pinjaman tersebut serta mengembalikannya sesegera mungkin. 

Jika belum memiliki modal yang memadai, anda bisa memilih untuk terjun ke ranah bisnis online dengan modal minimum, dan tentu anda harus memiliki skil dasar berbisnis dan kemampuas mengakses internet yang baik untuk memulainya.

Kerja Kantoran dan Bisnis Sendiri tetap Membutuhkan Modal, Kerja Kantoran atau Bisnis Sendiri, Pilih Mana?
Kerja Kantoran atau Bisnis Sendiri tetap Membutuhkan Modal

2. Penghasilan yang Didapatkan
Dari sisi penghasilan, orang yang bekerja kantoran umumnya memiliki sumber penghasilan yang pasti dan stabil setiap bulannya. Selain itu, bisa jadi ada berbagai tunjangan untuk makan, kehadiran, transportasi, dan berbagai manfaat lainnya yang didapatkan dengan bekerja dikantor. 

Akan tetapi, jumlah penghasilan tersebut ditentukan oleh tempat ia bekerja dan terdapat aturan yang perlu diikuti apabila ingin terus mengalami kenaikan gaji dan posisi. bagi sebagian orang tentu bekerja dengan aturan yang ada setiap hari tidak cocok dengan kepribadiannya.

Lain halnya dengan penghasilan wirausaha yang fluktuatif, bertahap, juga diselimuti berbagai ketidakpastian, terlebih lagi jika usaha baru dimulai. Meski begitu, pendapatan seorang pengusaha bisa berkali-kali lipat daripada mereka yang bekerja di perusahaan manakala dia dapat menjalankan bisnisnya dengan baik dan menjadi pengusaha yang sukses.


3. Ketersediaan Fasilitas
Menjadi pegawai kantoran tidak hanya terjamin penghasilannya, akan tetapi juga mendapatkan fasilitas dari kantor. Sejak hari pertama bergabung di perusahaan, seorang karyawan pastinya sudah disediakan tempat bekerja lengkap dengan peralatan kerjanya mulai dari komputer atau laptop, telepon genggam, seragam kerja, bahkan sampai dipinjami kendaraan operasional. 

Bahkan, beberapa perusahaan juga ada yang menyediakan fasilitas keanggotaan sarana kesehatan dan tempat rekreasi, seperti kantor Google contohnya. Kantor yang nyaman dengan fasilitas penunjang, serta fasilitas hiburan dan kebugaran yang sangat baik menjadi ciri khas tempat bekerja para karyawan perusahaan IT tersebut.

Sebaliknya jika menjadi pengusaha, anda harus menyediakan kebutuhan tersebut sendiri. Hanya ketika bisnis anda sudah semakin besar dan memiliki lebih banyak pegawai, maka anda bisa memakai sekretaris, akan tetapi tetap anda juga yang akan bertanggungjawab atas ketersediaan fasilitas saat bekerja mengembangkan bisnis anda.

4. Pola dan Waktu Kerja
Karyawan perusahaan diwajibkan untuk mematuhi seluruh aturan kerja yang berlaku. Mereka harus mencapai suatu target dalam jangka waktu harian, bulanan, dan tahunan yang apabila tidak tercapai, maka ada risiko akan kehilangan pekerjaan atau tidak kunjung mendapat promosi atau keanikan pangkat. 

Waktu bekerja pun, harus mengikuti jam kerja yang telah ditentukan di kantor. Pelanggaran atas jam kerja tersebut memiliki konsekuensi teguran sampai dengan pemotongan penghasilan. sangat menjengkelkan jika harus mematuhi jam kerja dan tetap dikantor sementara anda ada keperluan mendadak yang sifatnya pribadi.

Akan berbeda halnya dengan pengusaha yang tidak ditentukan target dan jam kerja secara spesifik oleh orang lain. Karena kesuksesan dan keuntungan bisnisnya langsung ditentukan oleh kemauan, ketekunan, dan disiplin dari diri sendiri.

Diatas adalah 4 poin yang cukup penting untuk dijadikan pertimbangan dari sekian banyak poin yang bisa anda jadikan bahan pertimbangan untuk bekerja di perusahaan, memulai bisnis sendiri, atau malah ingin jualan sambil kerja full-time (jika anda mampu). 

Tentu saja semua keputusan ada pada diri anda sendiri. Ingatlah, bahwa keduanya sama-sama memiliki keuntungan sekaligus tantangan yang harus dihadapi. Tidak ada yang namanya pekerjaan itu yang selamanya menyenangkan, dan sebaliknya, setiap pekerjaan pasti akan terasa mudah jika anda bersungguh-sungguh melakukannya, dan akan lebih baik jika anda memilih pekerjaan yang merupakan hobi anda.

"Cintai Pekerjaan Anda, Maka Anda akan Sukses"


Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga informasi yang kami bagikan bermanfaat untuk kita semua, silakan tinggalkan komentar, pertanyaan, kritik dan saran untuk kami di kotak komentar.

Sebuah Media Online yang Hadir di Tengah-tengah Masyarakat Indonesia untuk Berbagi Informasi yang Bermanfaat.

Silahkan tulis komentar Anda sesuai topik artikel, mohon jangan Spam, dan jangan Promosi.
Kami akan merespon komentar Anda sesegera mungkin :)
EmoticonEmoticon